Cinta, Doa, dan Ridha Ibunda
Kisah Inspiratif 80 Tahun Hj. Nurul Huda (2016)


ISBN : 978-602-72137-3-9
Penulis : Imam Fathurrohman
Tebal : 173 halaman
Ukuran : 15x21 cm

SINOPSIS :
Buku ini berkisah yang lebih banyak bernuansa dakwah, dengan memotret pengalaman Umi Hj. Nurul Huda secara singkat yang merupakan manifestasi dari cinta, doa, dan ridha Umi bagi anak-anaknya. Oleh sebab itu, buku ini diupayakan benar berisi banyak informasi tentang pentingnya menghormati kedua orangtua, terutama ibu, berdasarkan tuntunan Al-Quran dan Al-Hadits.

Ibu adalah ‘keramat’ bagi putra-putrinya. Ia berada di posisi penting dalam daftar manusia yang mulia. Ibu tak hanya berperan menjadi sumber kasih sayang anak-anaknya, mengasuh, dan memberi tanpa batas. Namun ibu juga berperan menjadi prajurit malam yang selalu berjaga dan terjaga. Atas jerih payahnya, Rasulullah Saw. menggiring umatnya untuk memuliakan ibu tiga kali lipat dibandingnan ayah. Ibu mendapatkan tiga kesulitan yang tak ditanggung seorang ayah, yaitu ketika ia berpayah-payah saat hamil, bertarung nyawa ketika melahirkan, dan menebar sabar, kasih, sayang, serta cinta saat ia menyusui dan merawat anak. Ibu juga berperan sebagai Al-Madrasatul Ula yang lebih harus berpenampilan sebagai teladan bagi anak-anaknya.

Umi Nurul Huda, tentu saja, menjadi bagian dari para ibu yang mulia itu. Terlebih Umi yang menjadi ibu bagi 12 anaknya, memiliki karakter kuat untuk merawat dan mendidik putra-putrinya. Beliau mungkin sosok yang tak banyak bicara. Tapi dalam diamnya, berjuta doa terlantun indah untuk kebaikan suami dan anak-anaknya. Beliau juga sosok yang santun dan dermawan, hingga menjadi teladan bagi siapapun yang mengenalnya. Buku ‘Cinta, Doa, dan Ridha Ibunda: Kisah Inspiratif 80 Tahun Hj. Nurul Huda’ ini hadir sebagai penghormatan kepada Umi. Sudah pasti bukan bentuk penghormatan yang sepadan dengan setiap peluh yang mengalir dari tubuhnya. Umi adalah umi, dimana hati, pikiran, dan perilakunya yang berbuah kebaikan bagi setiap anaknya tak mungkin terbalas oleh sebesar apapun kebaikan yang dilakukan putra-putrinya.

Imam Fathurrohman. Lelaki kelahiran Cirebon 38 tahun silam ini merupakan peraih gelar Magister Ilmu Komunikasi ini memang bekerja sebagai penulis buku dan wartawan. Saat ini, ia merupakan redaktur Obsession Media Group (OMG), sebuah grup media terkenal di jantung ibu kota. Pengalaman sebagai wartawan antara lain didapatnya saat ia menjadi Redaktur Majalah Pakar (2002-2007), Redpel Majalah Taubah (2004-2006), dan Reporter Majalah Men’s Obsession (2005). Ia juga sempat bekerja di beberapa perusahaan penerbitan buku: Penerbit Hikmah (Mizan Group) dan Penerbit Flashbook. Selain telah mengedit puluhan buku, ia juga menulis buku-buku yang umumnya bergenre religi dan biografi. Beberapa buku karyanya yang telah dipublikasikan, antara lain: Saya Tak Ingin Poligami Tapi Harus Poligami (Penerbit Hikmah, 2006), Profil Kota-Kota di Indonesia (APEKSI, 2007), Hj. Yuyun Moeslim Taher, SH: Memandu Keluarga dengan Kesetiaan (Penerbit Quickbook, 2008), Bimbingan Spiritual 5+: Menyembuhkan Penyakit & Menenangkan Jiwa (Penerbit Hikmah, 2009), Pemimpin Muda Transformatif: Saatnya Meraih Mandat Rakyat (Flashbook, 2009), dan The Iron Ladies: Perekat Keluarga Pengokoh Bangsa (Flashbook 2009), Menapaki Kaki-Kaki Langit (Penerbit Fananie Center, 2014), Kupu-Kupu Tanah Kapur: Metamorfosis ala Bojonegoro (Penerbit Expose, Mizan – 2015), Bunga Rampai: Sendjata Pengandjoer dan Pemimpin Islam (Penerbit Fananie Center, 2015) dan Cinta, Doa, dan Ridha Ibunda (Dharmapena Citra Media, 2016).
Menu